Parkersburgh tahun 2003

Parkersburgh tahun 2003
I need you because I love You

Kamis, 06 Mei 2010

SYUKURILAH PERBEDAAN KITA

Thomas Beatie, seseorang yang mengaku dirinya sebagai pria yang berwarga negara Oregon AS. Yang menyatakan, bahwa dirinya tengah hamil dan kehamilannya ini merupakan sesuatu yang sangat menakjubkan, karena dia dan Nancy (istrinya) telah sangat lama mengharapkannya. Beatie sesungguhnya dilahirkan sebagai perempuan, namun ketika dewasa ia memutuskan untuk menjadi laki-laki dengan menjalani serangkaian operasi termasuk rekonstruksi dada dan terapi testosteron, hanya saja dia masih tetap mempertahankan organ-organ reproduksinya sebagai perempuan. Tetapi setelah ia memutuskan untuk hamil, ia menghentikan suntikan testosteron yang dilakukannya setiap per- dua bulan, dan akhirnya ia benar-benar mengalami kehamilan (Sydney morning Herald, rabu 26/3 dalam Berita Pagi, kamis, 27 Maret 2008, hlm. 7).

Laki-laki dan perempuan memang memiliki perbedaan sekaligus persamaan. Sesungguhnya dalam diri laki-laki ada kadar sifat-sifat perempuan. Sebaliknya pada diri perempuan ada kadar sifat-sifat lelaki. Sifat-sifat lawan jenisnya itu akan muncul lebih besar seiring dengan kadar hormon yang bekerja pada dirinya. Jika ada lelaki disuntik hormon perempuan, maka ia akan bertingkah ke arah perempuan.

Sebaliknya, jika seorang perempuan disuntik hormon lelaki, ia pun bakal bertingkah seperti lelaki. Kenapa bisa demikian? Jawabnya adalah: karena laki-laki dan perempuan itu sebenarnya berasal dari diri yang satu. Cikal bakal yang sama, yaitu Stem Sel. Inilah sebuah body yang terbentuk sesaat setelah sel telur dibuahi oleh sperma. Namun perubahan tingkah laku disebabkan suntikan hormon testoteron pada kasus Beatie tetap tidak bisa mengubah kodrat awalnya yang memang telah ditetapkan Tuhan sebagai seorang perempuan yang dilengkapi alat reproduksi, memiliki sel indung telur, dan sebagainya.

Menyimak dan belajar dari kasus Beatie tersebut, suatu kemustahilan bagi kita untuk menghilangkan fungsi kodrati dari biologis yang telah dianugerahkan Tuhan kepada masing-masing kita. Dari sini, setidaknya kita telah diajarkan tentang bagaimana kita harus bersyukur atas perbedaan fisik biologis antara laki-laki dan perempuan.

1 komentar: